Daftar Plugin WordPress Terbaik Andalan Saya

Setelah sebelumnya saya membantu Anda untuk memilih satu diantara jutaan tema WordPress yang bertebaran, kini saatnya melakukan instalasi beberapa plugin WordPress terbaik di blog Anda.

Masih semangat bikin blog bro ? Baru bab ketiga lho, hehe.

Sebelum masuk ke daftar plugin yang saya rekomendasikan, saya akan menyinggung tentang fungsi plugin. Jadi plugin adalah sebuah script tambahan yang sudah dikemas sedemikian rupa, untuk melakukan fungsi tertentu di WordPress ( blog Anda ).

Kumpulan script tersebut sudah dirancang agar bisa terintegrasi dengan baik terhadap CMS WordPress.

Beberapa fungsi plugin WordPress, antara lain :

  1. Memungkinkan pihak ketiga membuat kemampuan tambahan pada blog WordPress Anda.
  2. Mendukung fitur yang belum terlihat oleh pengguna WordPress.

Sudah kebayang kan ? Inilah salah satu alasan kuat juga kenapa di awal saya menyuruh Anda melakukan instalasi blog di WordPress self-hosted, bukan di WordPress.com yang gratisan, atau Blogspot.

WordPress self-hosted secara totalitas memberikan support terbaik dan termudah bagi para penggunanya, melalui para Developer handal yang membuat plugin dan tema.

Terbayang oleh Anda, apa jadinya Anda kalau disuruh membuat desain form kontak secara manual dengan kode-kode html ? Pasti udah pusing duluan, haha. Kalau ada plugin kan tinggal klik-klik saja.

Plugin WordPress Terbaik

Saya kurang tau persisnya ada berapa banyak plugin WordPress yang dibuat oleh para Developer dan bertebaran, baik yang gratis dan berbayar. Yang jelas sangat banyak sekali, dan juga memiliki fungsi yang mirip-mirip.

Misalnya, plugin Contact Form 7 dan Caldera Forms adalah dua plugin yang fungsinya untuk membuat sebuah form. Atau ada plugin Yoast SEO dan All In One SEO yang fungsinya sama-sama membantu mengoptimasi onpage SEO blog Anda.

Daftar plugin WP terbaik

Kalau begitu, plugin mana saja yang terbaik ? Itulah yang menjadi pertanyaan banyak orang yang baru memulai kegiatan blogging menggunakan WordPress.

Karena perlu Anda tau, tidak semua plugin itu baik untuk blog Anda. Dan terlalu banyak memasang plugin akan membuat kinerja blog Anda semakin lamban, yang akhirnya membuat blog Anda tidak disukai pengunjung.

Kalau pengunjung tidak suka, sudah pasti 100% mesin pencari juga tidak akan suka.

Pada tulisan ini saya akan membeberkan beberapa daftar plugin WordPress terbaik yang menjadi andalan saya sejak bertahun-tahun lalu. Daftar ini saya susun berdasarkan yang terbaik di masing-masing fitur plugin tersebut.

Silahkan catat dan install pada blog Anda ya.

1. Autoptimize

Ini adalah plugin optimasi yang memiliki fungsi utama menyimpan cache halaman-halaman blog Anda.

Sehingga jika ada pengunjung yang berkunjung lebih dari sekali ke halaman yang sama, browser mereka tidak perlu lagi mengambil data konten dari server. Autoptimize yang akan memberikan data statisnya.

Efeknya, kecepatan blog Anda akan meningkat cukup signifikan.

Mungkin Anda lebih familiar mendengar nama W3 Total Cache atau WP Fastest Cache ketika membahas plugin cache. Kenapa saya memilih Autoptimize ? Karena settingnya yang sederhana, dan memberikan manfaat yang besar.

Saya mengukurnya melalui website pengukur kecepatan web seperti GTMetrix dan Pingdom. Selain itu, saya juga memperhatikan grafik kunjungan user yang stabil setelah saya memasang plugin ini.

Angka bounce rate juga turun beberapa persen setelah hadirnya plugin ini.

Autoptimize hanyalah salah satu alternatif plugin cache gratis. Kalau Anda punya dana lebih dan ingin yang berbayar, saran saya gunakan plugin WP Rocket.

2. Caldera Forms

Plugin WordPress yang satu ini memiliki fungsi untuk membuat sebuah form yang bisa saya tempel di halaman postingan. Biasanya saya gunakan untuk form kontak, atau form pendaftaran.

Kenapa memilih Caldera Forms ? Karena fiturnya yang sangat banyak, dan tampilannya yang keren. Berikut ini beberapa fitur yang ada di dalamnya :

  • Support autoreply email setelah user mengisi form.
  • Bisa di integrasikan dengan Google Spreadsheet.
  • Memiliki jenis & fungsi field yang sangat banyak.

Kalau urusan form, saya pasti serahkan ke plugin yang satu ini. Hampir semua kebutuhan saya yang berkaitan dengan form terpenuhi oleh plugin keren yang satu ini.

Caldera tersedia dalam versi gratis dan berbayar.

3. Really Simple SSL

Plugin ini fungsinya untuk me-redirect semua elemen blog Anda dari HTTP ke HTTPS ( dengan catatan, hosting Anda sudah menyediakan SSL certificate di dalamnya ).

Daripada Anda harus setting beberapa kode di .htaccess saran saya lebih baik pakai plugin ini saja. Ngga perlu banyak setting di dalamnya, dan blog Anda sudah aman dengan jalur koneksi HTTPS.

4. Smush Image Compression

Menurut saya, hampir tidak ada blog yang tidak memiliki gambar sama sekali. Karena gambar adalah salah satu media terbaik yang memiliki kemampuan menarik perhatian pembaca.

Smush adalah plugin untuk mengompres gambar yang di upload di blog. Masih ingat artikel bab pertama tentang langkah pembuatan blog, saya menyarankan Anda mengganti ukuran large image agar sesuai layout blog Anda ?

Nah, dengan Smush Image Anda bisa membatasi ukuran gambar yang di upload agar seukuran large image / layout blog Anda. Sehingga setiap gambar yang Anda upload otomatis di kompres dan di optimasi ukurannya.

Jangan khawatir dengan kualitas gambarnya, karna cenderung tidak ada penurunan sama sekali. Dengan ukuran gambar yang sesuai layout blog dan size yang lebih kecil, tentunya tidak akan membebani kecepatan blog Anda.

5. UpdraftPlus Backup

Pernah mengalami blog yang berisi ratusan artikel tiba-tiba semua isinya hilang karena beberapa sebab, seperti hosting error, atau terkena malware ? Kebetulan saya pernah mengalaminya.

Dan parahnya, saya ngga punya backup isi blog saya. Jadinya ya mau ngga mau mengulang dari awal lagi.

Sejak saat itu saya memasang plugin UpdraftPlus Backup di semua blog saya. Salah satu kelebihan plugin WordPress terbaik ini adalah, file backup bisa disinkronisasi dengan Google Drive ataupun Dropbox.

Sangat memudahkan tentunya.

6. WP Optimize

Semua konten yang ditampilkan di blog Anda berasal dari data-data yang ada di database. Jumlahnya bisa puluhan, ratusan, bahkan hingga ribuan banyaknya.

Semakin lama data menumpuk di database, ada yang terpakai, ada yang tidak terpakai, dan terus menumpuk seperti sampah. Contohnya saat Anda sedang menulis postingan, sistem WordPress menjalankan autosave setiap beberapa menit sekali.

File autosave itu akan terus menumpuk di database.

Untuk itulah saya sarankan Anda menggunakan plugin WP Optimize. Plugin WordPress keren ini akan membantu mengoptimasi database Anda hanya dengan sekali klik saja !

Bahkan ada fitur scheduling yang membuat WP Optimize bisa berjalan otomatis secara berkala. Daripada Anda pusing-pusing memikirkan data apa saja yang sudah tidak terpakai di database, serahkan saja pada plugin ini.

Sekali klik, database Anda bersih dari file tak berguna.

7. Social Warfare

Dalam proses optimasi SEO peranan media sosial memiliki pengaruh yang cukup signifikan. Untuk itu diperlukan sebuah plugin yang menampilkan tombol share ke media sosial populer seperti Facebook dan Twitter.

Semakin bagus artikel yang Anda tulis, dan semakin mudah para pengunjun membagikan artikel Anda, maka artikel tersebut akan viral dengan sendirinya. Dan Google membacanya sebagai social signal yang positif.

Selain fungsinya yang penting, tampilannya juga cukup keren dengan pilihan tampilan di paragraf pertama atau paragraf terakhir konten Anda, hingga floating ( melayang ) di samping konten Anda.

8. Quick Adsense

Salah satu metode menghasilkan uang dari blog adalah menjadi publisher / penayang iklan Google Adsense. Anda akan dibayar setiap kali iklan di klik oleh pengunjung, atau setiap kali iklan Anda sudah tayang sebanyak 1.000 kali.

Oleh karenanya, bermain Adsense erat kaitannya dengan jumlah visitor blog Anda.

Iklan Adsense berupa serangkaian script Javascript yang bisa diletakkan di bagian manapun di blog, yang menurut Anda strategis. Quick Adsense akan membantu Anda melakukannya.

Anda ngga perlu lagi mengedit kode-kode html tema Anda hanya untuk menyelipkan script Adsense. Anda cukup meletakkan di kolom Quick Adsense, dan memilih untuk ditampikan di paragraf ke berapa dalam konten artikel Anda.

Cukup sederhana bukan ?

9. Yoast SEO

Dan, inilah plugin WordPress terbaik yang menurut saya memiliki peranan paling penting untuk performa blog Anda di mata Google. Yoast akan membantu blog Anda tampil optimal di mesin pencari.

Yoast SEO berfokus pada optimasi on-page blog Anda, seperti meta title & description blog Anda, optimasi title dan alt tag pada gambar yang Anda upload, dan banyak lagi lainnya.

Sengaja saya letakkan Yoast di urutan terakhir, karena saya akan membahasnya secara khusus di artikel berikutnya. Saya akan menyingkap cara setting Yoast SEO terbaik untuk blog Anda.

Hasilnya, beberapa kali saya mengantarkan artikel dengan keyword persaingan rendah-menengah ke halaman pertama, hanya bermodalkan optimasi on-page dibantu Yoast SEO.

Cara Install Plugin WordPress

Diatas tadi 9 daftar plugin terbaik yang saya gunakan di semua blog saya.

Saya sangat menyarankan Anda juga menggunakan plugin-plugin diatas di blog Anda. Dan kali ini saya akan memberitahu bagaimana cara mudah install plugin WordPress di blog Anda.

Catatan : Khusus plugin Quick Adsense tidak perlu di install dulu jika Anda belum memiliki akun Google Adsense.

Lihat gambar di bawah ini. Masuk menu Plugin lalu klik Add New di bagian atas.

Cara install plugin WordPress
Instalasi plugin baru

Anda akan masuk ke tampilan baru seperti pada gambar di bawah ini. Silahkan ketikkan nama plugin yang ingin di install, dan tunggu sampai plugin tersebut tampil di layar Anda.

Jika sudah langsung klik Install, kemudian klik Activate.

Plugin WordPress
Memilih plugin

Selesai. Plugin sudah terpasang dengan baik di blog WordPress Anda. Setelah itu Anda perlu melakukan sedikit pengaturan untuk masing-masing plugin.

Pengaturannya sangat mudah dan sederhana. Pertama kali Anda melihat tampilannya, saya yakin Anda akan langsung memahami fiturnya. Oleh karena itu saya tidak menjelaskan detailnya disini.

Penutup

Di artikel bab ketiga ini saya harap Anda sudah selesai memasang semua plugin WordPress terbaik yang saya sebutkan diatas ke blog Anda, sehingga kinerja blog Anda lebih maksimal lagi.

Siap untuk melanjutkan ?

Di tulisan selanjutnya, saya akan memberitahu Anda panduan setting Yoast SEO yang cukup detail. Sengaja saya tuliskan di artikel tersendiri, karena pembahasannya akan sangat panjang.

Mau Berkomentar ?